SENSATIONAL

xx-NYPostBagi mereka yang bergulat di dunia media, terutama media cetak, artikel yang ditulis seorang guru, blogger, sekaligus budayawan tentang “Ragam Bahasa Media dalam Perspektif Pembelajaran Bahasa” sungguh-sungguh suatu bahan renungan teramat mendalam. Begitu kritis, tajam, multidimensi, dan mengenanya tulisan itu bahkan layak disebut penelanjangan atas dosa-dosa orang media.
Dalam kegelisahannya, guru bersahaja ini menyebut banyak ragam bahasa media (cetak) yang mengalami gejala deviasi. Barangkali beliau terlalu halus untuk menyebut betapa bahasa media (dulu dan sekarang) masih banyak yang porak-poranda. Jika Anda penikmat koran, tabloid, atau majalah, cobalah sesekali membeli 5 atau 10 media yang berlainan dan analisis lah. Apa yang terjadi di situ? Saya berani menjamin tidak ada bahasa sempurna di sana. Mendekati sempurna barangkali iya. Media cetak terbaik saat ini pun tak luput dari kesalahan soal bahasa, baik mengenai ejaan, tata kalimat, ataupun penggalan kata. Kadarnya memang berbeda-beda pada masing-masing media. Semakin mapan media itu, umumnya semakin sedikit tingkat kesalahannya.
Mengapa bahasa koran masih banyak yang kacau-balau? Read more »

sepurane cak-ning

xx-sorry lagiTak ada kata yang tepat selain maaf. Begitu banyak komen di blog minimalis ini, namun saya tak bisa mengunjungi balik satu per satu. Bukan saya sombong atau tak tahu adat di blogosphere, namun waktu dan kesibukan dalam hampir sebulan ini memang membuat sy begitu terbatas untuk sekadar posting atau anjangsana (blogwalking).
Tentu saja saya harus mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang telah sudi mampir di sini. Gila aja kalo saya tidak berterima kasih karena tempat ini belum ada apa2nya dibanding yang lain-lain. Sekali lagi, mohon maaf buat teman, sanak saudara, senior2, dan yg lain-lain bila sy belum sempat bertandang. Ini hnya soal waktu he..he…:D

Art Lover

xx-geoffxx-geoff2
Geoff Ostling barangkali potret dari sedikit pecinta seni sejati di dunia. Kecintaanya itu tidak hanya diwujudkan dalam tato Taman Sydney (Sydney Garden) di sekujur tubuhnya, tapi dia baru saja mengambil keputusan yang membuat banyak orang terperangah.
Pria gendut asal Australia berumur 65 tahun ini memutuskan akan mendonasikan kulitnya kepada Galeri Nasional Canberra kelak jika sudah meninggal. ”Menyumbangkan kulit sebenarnya bukan sesuatu yang mengherankan di dunia ini, tapi memberikan tato ini adalah sesuatu yang lain,” katanya dikutip ananova. Geoff Ostling memang penggila tato. Dia juga menulis beberapa artikel tentang tato di beberapa majalah atau koran. Taman Sydney yang tergambar di nyaris semua anggota badannya (kecuali leher, wajah, dan sedikit lengannya) adalah gambaran kesenangaanya terhadap bunga.
Adakah di sini orang yang seperti dia? Maksudnya, mencintai seni seutuhnya bahkan dia meninggal kelak? Tak dimungkiri bahwa mayoritas seniman, terutama yang baru, masih dan selalu berorientasi profit, profit, dan profit. Kebanyakan masih mengejar popularitas hingga eksistensinya diakui. Buntutnya, lagi-lagi keuntungan yang dicari. Kayaknya baru sedikit yang berpikiran bahwa seni itu harus dibagi, ditularkan, dan dilanggengkan meski dia telah anumerta kelak.

Time 100, El Chapo

joaqin-telegraph1Jangan jadi orang nanggung alias setengah-setengah kalo pengin dikenal. Terserah, jadi orang paling pinter ato paling bodoh, paling cerewet ato paling diam sekalian. Mau jadi politisi bersih atau politisi busuk, pasti dikenal rakyat. Striker paling tajam akan jadi bahan pemberitaan, sama halnya dengan striker paling mandul.
Andai saja Joaquin Guzman orang biasa-biasa saja, barangkali dia tak akan pernah dikenal dunia. Tapi kini lihatlah, namanya baru saja masuk dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia versi majalah Time (Time 100). Nama Joaquin Guzman berada di urutan keenam dari atas pada kategori Leaders & Revolutionaries (pemimpin dan tokoh revolusioner). Nama lain di antaranya Edward Kennedy (senator senior dari Partai Demokrat AS), Barack Obama, PM Inggris Gordon Brown, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, Hillary Clinton, dan orang bernama SBY. Read more »

Sulit Orgasme

01-sufiApakah Anda termasuk orang yang sulit orgasme? Kalo iya, sudah saatnya merenung mengapa bisa terjadi demikian dan mencari solusi. Mohon jangan berpikiran buruk dulu, karena orgasme yang dimaksud di sini adalah orgasme spiritual, bukan orgasme dalam arti biologis.
Saya sungguh tertarik membaca artikel mas blogger senayan beberapa waktu lalu. Dalam tulisannya disebutkan, orgasme spiritual didapat mereka yang melakukan dan memahami SUFI MEHFIL, mahakarya Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau biasa disebut dengan Jalaluddin Rumi atau Rumi. Penyair sufi yang lahir di Balkh (sekarang Afghanistan) pada 6 Rabi’ul Awwal tahun 604 Hijriah, atau pada tanggal 30 September 1207 M itu begitu luar biasa dalam pendekataanya kepada Tuhan. Read more »

Triple M

xx-mount-slamet2Di kalangan mountaineer Indonesia, triple S sudah pasti masuk list untuk diciumi puncaknya. Menaklukkan gunung Slamet (3.428 meter dpl) , Sindoro ( 3.175 met dpl), dan Sumbing (3.371 meter dpl) merupakan bagian untuk menambah panjang curriculum vitae.
Tiga gunung di Jawa Tengah ini memang tak diragukan lagi keindahan dan ragam vegetasinya. Istilah triple S barangkali terinspirasi sebutan seventh summit alias tujuh puncak tertinggi di dunia itu. Entah siapa yang kali pertama melahirkan istilah ini. Yang pasti, selain awalnya yang memakan huruf “S”, ketiga gunung ini kebetulan tak berjauhan. Jadi sangat enak untuk dijadikan medan pendakian atau ekspedisi. Read more »

SBY and Mugabe

xx-mugabe22SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) jelas bukan Robert Gabriel Mugabe. Presiden SBY selalu berupaya menegakkan demokrasi di tanah yang dia pimpin. Lepas apakah demokrasi sudah benar-benar tumbuh dengan indah dan menebarkan semerbak wangi, namun sebagai seorang kepala negara dan kepala pemerintahan, fakta menunjukkan sistem presidensial di Indonesia berjalan baik.
Rubert Mugabe, memang dia adalah politikus yang membawa Zimbabwe, Afrika, merdeka dari koloni Inggris pada 4 Maret 1980. Namun, setelah melalui lika-liku politik yang tajam, keras, dan culas selama puluhan tahun, Mugabe bukan lagi pahlawan yang dipercaya membawa kemakmuran bagi negaranya. Presiden Mugabe tak lebih dari seorang tiran. Read more »

Korbo, Lorbo, Jeetbo

Muda, keren, bergelimang uang. Apa yang tak bisa dilakukan bila memiliki status itu? Nyaris semuanya mungkin. Karena itu, tak heran bila para penyandang sebutan sosialita, seleb, superstar, atau entah apalagi bisa melakukan hal-hal yang dalam pandangan banyak orang begitu spektakuler.
Syeikh Mansour bin Zayed al Nahyan, misalnya. Salah satu pangeran dalam keluarga monarki Abu Dhabi, UEA, yang baru berumur 38 tahun ini seakan memiliki uang tak berseri hingga demikian mudah membeli Manchester City. Oleh fourfourtwo, Nahyan ditempatkan sebagai pemilik klub Liga Inggris terkaya. Saya rasa semua orang, terutama gila bola, sudah sangat mengetahui soal ini.
But, how about this? Mungkin belum banyak yang tahu bahwa beberapa Bollywood Star ternyata juga pemilik klub olahraga. Sebut saja Shah Rukh Khan, Juhi Chawla, Preity Zinta, dan Shilpa Shetty. Orang-orang dengan popularitas menjulang ini mempunyai saham di klub-klub kriket. Read more »

Java’s Builder

Saya salut dengan dengan insting awak Republika yang dengan cepat dan cerdas menurunkan sisi lain dari tragedi jatuhnya pesawat Fokker 27 di Bandar Hussein Sastranegara, Senin, 6 April 2009. Selain tulisan feature tentang korban-korban pesawat naas TNI AU itu, versi online koran milik kelompok Mahaka Media itu mengulas Anthony Herman Gerrard Fokker, sang pencipta sekaligus pendiri pabrik Fokker di Belanda. Anthony Fokker ternyata kelahiran Blitar, Jatim, 6 April 1890. Ia meninggal pada 1939 di Amerika Serikat. Beberapa versi, di antaranya absoluteastronomy, wiki, astro, wwiaviation, ataupun encarta menyebut pioneer penerbangan Belanda ini lahir di Kediri. Biarpun bukan barang baru, namun karena momen yang tepat, tulisan ringan itu menjadi sangat bermutu.
Saya jadi teringat bahwa banyak sekali Belanda yang lahir di Jawa (Java) dan kemudian menjadi bagian penting sejarah negeri ini. Pada kategori arsitektur, terdapat tiga nama top. Mereka ini merupakan otak di balik pembangungan gedung-gedung kokoh di Nederlands-Indische atau Hindia Belanda, terutama di Jawa. Jadi anggap saja pria Belanda kelahiran Jawa ini adalah Java’s Builder. Siapa mereka? Read more »

Your Name

You are what your name. Maka ketika nama adalah pribadimu dan nama 01-thamrin adalah doa, sudah seharusnya nama itu melahirkan hal-hal baik, indah, santun, terhormat, sebagaimana doa itu sendiri. Sayangnya, tak selamanya nama itu kemudian berbanding lurus dengan polah tingkah.
Siapapun tahu bahwa nama, semisal Yusuf, adalah indah. Nabi Yusuf, ketampanan dan ketaatanya begitu termahsyur. Tapi, banyak Yusuf di sini yang tak mampu mengadopsinya. Yusuf Emir Faishal telah divonis 4,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi. Mantan Ketua Komisi IV DPR itu terlibat dua kasus dugaan korupsi sekaligus, yakni pembahasan alih fungsi hutan lindung Pantai Air Telang di Sumatera Selatan dan proyek revitalisasi sistem komunikasi radio terpadu. Nama Al Amin juga bagus (tepercaya). Toh, Al Amin Nasution juga dihukum 10 tahun dalam kasus dugaan korupsi. Masih ada Taher (sarjan taher), atau juga Yahya Zaini yang terlibat skandal dengan Maria Ozawa Eva. Read more »