Satu Novel Seribu Hikmah…

Posted October 29, 2009 by zenteguh
Categories: daily live

Tags: , ,

Rabu, 28 Oktober 2009, pukul 17.15 WIB.
Petang yang sempurna di bawah fly over Jati Baru, kawasan Tanah Abang. Penyakit rabun senja tanpa dikomando menyergap semua pengendara di perempatan jalan kotor itu. Tak peduli apakah pria, wanita, atau setengah di antara keduanya. Tanpa pandang bulu apakah itu pemilik Mercy atau pikap pengangkut kayu. Semuanya menjadi buta, buta warna!
Merah darah, warna yang keluar dari lampu traffic light di tiap sudut jalan itu sebenarnya bukan hal yang debatable, itu absolute! Tapi inilah Jakarta, jika memang bisa cepat, mengapa harus lambat? Soal perempatan yang kemudian menjadi tak berujung pangkal, itu bukan urusan.
Sial bagi yang menjadi korban. Terjebak dalam kemacetan laknat ini tentu persoalan besar. Apalagi SMS yang masuk satu jam sebelumnya telah membuat gemeletuk gigi. Ingin segera enyah, apa daya bajaj di depan lagi mati kutu. Tak sedikitpun ia bergerak karena moncongnya sudah mencium pantat metromini 64.Goyang ke kanan, mana bisa? Bus Mayasari Bhakti yang penuh sesak penumpang pun tak punya belas kasih untuk memberikan celah. Di kiri, raungan knalpot oprekan RX King hampir menjebol gendang telinga. Jangkrik..! Read the rest of this post »

Toni dan Jeki

Posted October 15, 2009 by zenteguh
Categories: Bebas

Tags: , , ,

Benarlah semua review tentang resto bajak laut itu. Nyaris tak ada perubahan mencolok dari pendahulunya, kecuali (ini yang paling terlihat) harganya yang lebih murah dan kemasannya yang berbeda.Soal rasa, tak jauh berbeda. Ayam goreng ya begitu saja. Saos cabe dan saos tomatnya juga tetep merah. Yang cabe rasanya pedes, yang tomat gak begitu pedes. Juga baverage-nya dan burgernya, sama saja. Read the rest of this post »

J.J (Jancuk Jakarta)

Posted October 12, 2009 by zenteguh
Categories: Jancuk Place

Tags: , , ,

Sesungguhnya tidak ada cela pada “istri kedua” saya. Bodinya, biarpun tidak ramping-ramping amat, tetap kelihatan segar dipandang. Seluruh organ vitalnya juga berfungsi amat baik. Kendati agak tua, cengkeraman depan dan belakangnya juga masih kuat. Sorotan matanya tajam. Soal kulit yang mulai kusam, itu tak jadi persoalan. Toh, inner beauty jauh lebih penting daripada chasing. Read the rest of this post »

Allyoucanread

Posted October 10, 2009 by zenteguh
Categories: Bebas

Tags: , ,

BACALAH! Itu ribuan tahun silam dari langit untuk kita.
BACALAH! Dan firman itu tak pernah verjaring meski peradaban bahkan telah pada titik yang tak pernah terpikirkan.
MEMBACALAH!Karena membaca bisa jadi oase kehidupan.

Bagi seorang lifedev, membaca bisa melahirkan delapan hal penting.
Baginya, membaca itu: Read the rest of this post »

Kemarin dan Nanti….

Posted September 17, 2009 by zenteguh
Categories: daily live

Rasanya baru kemarin,
suara tangismu memecah keheningan malam selepas isya, di sebuah kamar di lantai dua, di bangunan era kolonial di ujung Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta. Ku terdiam..tapi mataku berbinar.

Rasanya baru kemarin,
Kuusapkan kain kecil basah memoles seluruh tubuhmu yang lunak dan sangat lentur itu, mencoba menghilangkan daki dan bau. Ku tak berani keras, takut menyakitimu.

Rasanya baru kemarin,
Kupeluk erat dirimu dalam dekapanku. Di bawah siraman cahaya surya di depan rumah kontrakan Bang Haji, kita tersenyum bersama. Kutahu, engkau belum bisa melihatku. Ku yakin, suarakulah yang membuatmu menyunggingkan senyum manismu… Read the rest of this post »

teropongku:NEWSNOW…

Posted September 14, 2009 by zenteguh
Categories: perjalanan

Memori seketika terseret ke pertengahan 2005 begitu nama tercantum dalam sebuah teropong. Empat tahun lalu, saya belum mengenal blog biarpun telinga begitu akrab mendengarnya. Tak tebersit juga di kepala untuk mencoba membuatnya.

Teropong itu, memang membawa saya pada suatu masa bahwa saya begitu akrab dengan sebuah teropong cerdas, berlensa luas, dan tajam. Read the rest of this post »

Pram….

Posted September 9, 2009 by zenteguh
Categories: daily live

Orang yang duduk persis di sebelah kiri saya tiap hari di kantor, luar biasa kritis. Pemikirannya tajam, kemampuannya menganalisis suatu peristiwa akurat dan nyaris tanpa cela. Tak cuma soal politik, tapi juga olahraga dan berita-berita gaya hidup.

Kekritisannya, barangkali karena ada darah politik yang mengalir di tubuhnya, warisan bapaknya yang pengurus salah satu parpol besar besar di Madiun sana. Ketajamannya berpikir, barangkali juga dipengaruhi kehidupannya semasa di kampus yang banyak melahap teori dan praktik komunikasi. Kebiasaannya menyantap buku-buku baru kian meluberkan jagat wacana di isi kepalanya. Read the rest of this post »

Beta Ethniki 2009-10

Posted September 8, 2009 by zenteguh
Categories: perjalanan

GREECEJangan salah sangka. Ini gak ada hubungannya dengan bahasa pemrograman. Universal saja, Beta Ethniki hanyalah kompetisi sepakbola kelas dua di Yunani. Sebanyak 18 klub bertarung dalam tiap musim kompetisi dengan tiga klub terbaik (peringkat 1-3) akan promosi ke Alpa Ethniki atau divisi utama, dan tiga klub di grid terbawah akan degradasi ke Gamma Ethniki.

Alpha Ethniki sendiri sejak 2006 telah berganti nama menjadi Super League Greece. Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kompetisi paling elit di tanah para Dewa ini diprediksi tetap akan dikuasai the big three, yakni Olympiacos, AEK Athens, dan Panathinaikos. Musim kemarin, Beta Ethniki telah mengantar tiga klub ke Super Leage, yakni Atromitos, PAS Giannina, dan Kavala. Dan, mengapa saya harus menulis kompetisi sepak bola di dunia antah berantah ini, semuanya karena rasa penasaran terhadap Kavala FC. Klub yang terbentuk pada 1965 itu telah mengikat Zelko Kalajc, kiper buangan klub AC Milan.

Kalac memang bodoh, karena itu dibuang. Tapi tak selamanya pemain buangan kemudian tenggelam. Mungkinkah kiper raksasa asal Ausie itu akan jadi pilar Kavala? Atau jangan-jangan tahun depan dibuang lagi, hingga ditampung Persija FC? Ini sih dijamin ngawur..

Life…

Posted September 5, 2009 by zenteguh
Categories: daily live

Tags: , , ,

Saya sebut realitas sosial itu sebagai dangdut koplo. Seronok dan sering disebut-sebut nyrempet dosa, iya, tapi toh bukan cuma itu. Dangdut ndeso itu tempat orang kreatif. Saking kreatifnya saya sering dibuat geleng-geleng kepala.

1. Kostum para pemain musik dan biduanitanya selalu menusuk mata. Yang main musik, warna seragamnya sometime look like umbul-umbul. Ada yang tanpa dosa mengombinasikan antara oranye dan hijau muda. Nah kurang menusuk apa? Yang nyanyi sesukannya bikin jendela. Kadang di punggung, yang sering di taskul alias atas dengkul. Read the rest of this post »

La Tomatina

Posted August 29, 2009 by zenteguh
Categories: daily live

Tags:

Tiba-tiba saja saya ingin berada di Valencia, Spanyol dan menikmati La Tomatina, festival tradisional yang digelar tiap Rabu terakhir di bulan Agustus. Perang tomat itu terlihat begitu mengasyikkan. Suka cita berbaur dalam lumuran warnah merah darah tomat-tomat yang telah matang. Biar sebiji, sebaskom, atau sekarung tomat-tomat mblenyek itu diguyurkan ke sekujur tubuh, tak ada emosi, tak ada dendam, tak ada permusuhan. Yang ada hanya tawa dan persahabatan.

Kalau berada di tempat itu, saya tak ingin merasakan tomat-tomat yang baunya menusuk itu. Tapi sekedar melihat. Karena pada saat itu tiba-tiba saja saya membayangkan terjadi perang laptop. Semua yang hadir saling lempar laptop. Kebetulan sebagai turis, saya ikut turun ke jalan dan menangkap sebuah laptop. Syukur-syukur dapat MacBook.

Tiba-tiba saja saya membayangkan demikian karena sudah beberapa bulan ini tak lagi pegang benda itu. Bukan dijual, tapi di…..Maka, aktivitas ngeblog pun terhambat. Terpaksa mengandalkan PC plus internet gratisan di kantor. Sungguh sial, dalam beberapa bulan terakhir ini login ke WP pun tak bisa gara-gara orang IT nge-banned. Kian panjang saja daftar tempat nongkrong yang diblokir setelah fesbuk, twitter, dll. Bos saya memang bukan jamaah bloggeriyah, fesbukiyah, twitteriyah, plurkeriyah, atau iyah-iyah yang lain di dunia maya. Bos saya cuma jamaah koraniyah, majalahiyah, tabloidiyah, kantorberitaiyah, dan segalamacambukuilmiahiyah. Mungkin karena itu dia tak rela anakbuahnya nggaya jadi peselancar, jadi wisatawan blog, atau tukang komen ala Kangboed.

Ah sudahlah, gak ada laptop dan koneksi diputus juga gak papa. Saya tak mau mengotak-atik karena kawatir gak barokah. Yang penting masih bisa tamasya blog dan masih bisa makan tomat. Sayang belum bisa ke Spanyol rek…