Kuras Dompetmu di Cebu

 Cebu City, Filipina,  adalah surga untuk berbelanja. Sebagai pusat bisnis, mal dan pertokoan tersebar hampir di seluruh sudut kota. Ingin yang megah dan elit, atau cukup kelas menengah, semua pilihan itu tersedia.

   Di kawasan Colon saja, pusat perbelanjaan berserakan. Sebutlah misalnya, Gaisano Main, Plaza Fair, Colonnade, Metro Gaisano, Elizabeth Mall, dan Gaisano South. Memasuki jantung kota Cebu, pusat perbelanjaan lebih marak lagi. Di kawasan bundaran Osmena yang padat dan sibuk setiap hari itu, pusat perbelanjaan dan hotel-hotel telah mengepung.

  Di antaranya Mal Robinson’s Place, Raintree Mall. Sementara, hotel-hotel yang setiap saat selalu siap menyambut para musafir itu antara lain Cebu Midtown, Palladium Suite, Rajah Park Hotel, dan Circle Inn. Sedikit bergeser dari Bundaran Osmena, tepatnya di jalan Gen Masilom Ave, mal-mal besar di antaranya Mango Square dan Rustan’s dan Rivergate Mall yang terletak persis di tepi sungai.  Tapi referensi utama jika ingin menghabiskan seluruh peso di tempat elit dengan harga-harga miring Ayala Center Cebu adalah tempatnya. Ini adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar. Berada di kawasan sibuk, Cebu Business Park, Ayala Center mirip Plasa Senayan jika di Jakarta. Tidak semua gerai menawarkan barang dengan harga murah memang.  Tapi rata-rata menawarkan diskon.  Bagi yang gemar berburu cinderamata, Metro Ayala adalah jawaban yang cukup tepat. Di dalamnya terdapat gerai Island Tour yang menawarkan aneka pernak-pernik. Kaos termasuk yang paling diburu wisatawan. Harganya cukup bervariasi, mulai dari 199 peso (hampir Rp40.000) hingga yang termahal 319 peso (hampir Rp60.000). Berbeda dengan di lokasi-lokasi wisata, barang-barang di tempat ini tidak dapat ditawar. Jika berharap benar-benar yang paling murah, mau tak mau harus mencari yang berlabel diskon. Gantungan kunci dengan hiasan kayu yang dibentuk binatang laut ditawarkan 79 peso.  Di lantai UG, supermarket besar juga tersedia dengan barang-barang yang lengkap, termasuk kudapan. Tapi, mencari sesuatu yang khas dari tempat ini ternyata gampang-gampang susah. Kebanyakan snack Filipina tak berbeda jauh dengan di Indonesia. Buktinya, bakpia kering aneka rasa juga berserakan. Patut dicoba adalah manisan mangga (mango dried). Panganan ini sangat populer. Rasanya yang masam dan manis cukup menggoyang lidah. Asal tahu saja, Cebu menjadi sentra mangga. Bahkan orang Cebu mengklaim, mangga mereka adalah yang terenak di dunia. (zen teguh)   

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s