Message from Argobel

Inget gak kala kita lihat tulisan-tulisan unik di pantat truk? Tersenyum, geli, dan geleng-geleng kepala, itu yang biasanya terjadi. Tidak bisa dimungkiri, kalimat-kalimat di bokong rayap-rayap besi itu memang mengundang ketakjuban. Kreativitas dan imajinasi liar para pencetus tulisan itu seringkali tidak terpikirkan kita sebelumnya.
Ratusan contoh bisa dikemukakan. Misalnya saja (sebagian besar mengutip di ayah-ucha.blogspot):
01-truk• Ayu Adhine (gambar dua cewek bersaudara dgn pose hot)
• 2 Anak Cukup, 2 Istri Bangkrut
• Tabah Menanti
• Kutunggu Jandamu
• Ber 217 An; AN 3 DIS
• NEW FEAR THE ME IS 3 –> Nyupir demi istri
• SPONGE DONG
• BURONAN MERTUA
• Bercinta di Bis, Berpisah di Terminal
• PUTUS CINTA…sudah biasa
PUTUS ROKOK… merana…
PUTUS REM… matilah kita…
• Ora Sama Bin Lain
• besar di rantau, tua di jalan
• tak sehina yang kau duga
• Mencari nafkah demi desah

dan lain2, masih banyak lagi kalimat-kalimat lucu itu.

Sudah lama sekali rasanya tak melihat pantat truk yang mengundang tawa itu. Namun, pikiran tentang hal itu tiba-tiba tebersit kala melihat tulisan yang setipikal kemarin. Begini tulisannya ”….Seperti Ombak Mengikis Karang…..”. Tulisan yang dibuat dari cat warna merah bata degan bentuk ala kadarnya itu menempel di pantat gerobak tukang cari/pembeli barang bekas alias rombengan. Di Surabaya, kadang disebut Argobel alias arek golek beling. Di Jakarta, tukang rombengan ada yang pake gerobak-ditarik-, ada yang dikayuh model kayak becak gitu.
Sama seperti tulisan di pantat-pantat truk yang menggoda itu, saya yakin “….Seperti Ombak Mengikis Karang….”lahir karena fenomena sosial. Sangat mungkin, kata-kata itu adalah apa yang mereka rasakan, apa yang mereka alami, atau curahan hati atas kehidupan yang mereka jalani.
Perhatian khusus harus kuberikan pada tulisan di pantat gerobak argobel itu. Entah mengapa aku serasa terkesiap waktu baca, meski tak secara sengaja. Barangkali tulisan itu memang benar-benar sesuai dengan apa yang harus kulakukan saat ini.
SABAR, ya SABAR. Menurutku itu arti tulisan di gerobak Argobel. Ombak tahu memecahkan karang tak bisa dengan sekali deburan. Ombak sadar takdirnya memang harus menghantam sang cadas itu ratusan, bahkan jutaan kali untuk menggerusnya. Jika tak sabar, apa lagi kata yang tepat untuk ketelatenan sang ombak itu. Argobel itu pasti juga harus sabar dalam mengais barang-barang bekas yang bisa memberinya kehidupan.
SABAR kini memang menjadi barang yang sangat penting artinya. Saat ini harus kuakui bahwa hidup di Jakarta terasa sangat berat dan membosankan. Apalagi jika ingat soal kerjaan yang memberati ¾ isi otak. Ah, indahnya hidup di Kota Batu yang dingin itu (ini sih mimpi..). Tapi, kita memang harus sabar. Biar kerja lagi ada banyak hal yang harus dituntaskan, biar krisis bikin duit Rp50.000 serasa Rp5.000, biar harga susu formula terus melonjak tinggi, kita harus berusaha jangan sampai mengeluh dan jangan menyerah.

“…Dan para malaikat masuk kepada tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan); keselamatan atas kalian berkat kesabaran kalian. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar-Ra’d ayat 23-24)

“Dan orang-orang yang sabar dalam musibah, penderitaan dan dalam peperangan mereka itulah orang-orang yang benar imannya, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa” (QS. Al-Baqarah ayat 177)

Bisa jadi semua orang tak akan paham dengan tulisan di pantat gerobak itu. Tapi bagiku itu adalah sebuah pesan (message). Dengarkan kata Benjamin Franklin (1706-1790), filsuf, negarawan, dan ilmuwan Amerika Serikat. Dia bilang,
“Siapa yang memiliki kesabaran, akan mendapatkan apa yang dia harapkan.”

catatan:foto nyolong di kaskus

Advertisements

2 responses to “Message from Argobel

  1. hahahaha lucu, kreatif..
    mas teguh, sekedar masukan nih… sampean daftarin aja ke pesanlewat.com
    ada banyak model ginian, pasti seru nanti hehe

    mampir ke blog saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s