Who is the Cruelest?

Siapa paling kejam? Apakah perusahaan-perusahaan yang tersebut di bawah ini, negara bernama Amerika Serikat, kredit perumahan bernama subprime mortgage, orang-orang berduit di wall street, ataukah sistem ekonomi kapitalis?. Atau jangan-jangan tidak ada yang kejam, tapi fakta-fakta yang terjadi saat ini adalah Mahakarya Tuhan untuk menyadarkan manusia yang serakah?
Entahlah. Tapi momok menakutkan bernama pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai imbas KRISIS GLOBAL yang bersumber dari AS itu saat ini benar-benar telah terjadi dan masih akan menjadi bayang-bayang mengerikan bagi ribuan orang. Sejauh ini, kata SBY, pekerja yang terkena PHK telah mencapai 250.000 orang di Indonesia. Tapi, hasil survei Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) mengenai ketenagakerjaan di dalam negeri menunjukkan PHK sepanjang 2009 diproyeksikan bakal dialami oleh 2.657 juta orang pekerja. Wow

Inilah beberapa gambaran tentang cut up jobs alias PHK di dunia.

1. General Motor Corps yy-general-motors
Produsen automotif terbesar di negeri Paman Sam ini berencana mengurangi jumlah tenaga kerjanya di seluruh dunia hingga 10.000 orang selama 2009. GM juga akan memangkas gaji sebagian pegawainya dalam rangka pengurangan biaya, di bawah mandat restrukturisasi yang ditetapkan pemerintah AS dalam skema dana talangannya. Di tanah kelahirannya sendiri, GM terutama akan mem-PHK 700 pekerja di pabrik truk pikap di Pontiac, Michigan; 500 pekerja di pabrik perakitan mobil Detroit-Hamtramck, dan 400 pekerja pabrik perakitan mobil sport dua kursi di Wilmington, Delaware. Ngeri rek mengingat GM telah disuntik (bailout) USD13,4 miliar oleh pemerintah AS.

2. Ford Motor Co
Ford telah merasakan adanya penurunan penjualan 18%n untuk jenis kendaraan truk dan jenis sport (SUV) dalam tujuh bulan pertama 2008. Konsumen yang jadi sasaran pabrik autootif ini telah beralih ke kendaraan lebih kecil dengan mesin silinder empat, yang lebih efisien bahan bakar minyaknya. Karena itu, Ford telah menawarkan pemberhentian kerja kepada para pekerjanya setelah gagal memenuhi sasaran untuk mengurangi 8.000 pekerja paruh waktunya. Tapi, setidaknya 300 pekerja telah kehilangan pekerjaan di pabrik di Detroit

3. Chrysler
Manajemen Chrysler memutuskan untuk memecat 5.000 orang karyawan atau 25% dari total jumlah karyawannya, karena anjloknya pasar otomotif di AS. Kebanyakan yang akan di-PHK itu merupakan karyawan tetap dan sebagian lagi merupakan karyawan tidak tetap, hanya berdasarkan kontrak selama beberapa periode tertentu. Masih di sektor automotif, perusahaan otomotif terbesar ke tiga di Jepang, Nissan, memangkas 20.000 pekerjanya. Hingga Maret nanti, Nissan dipekirakan akan mengalami kerugian hingga 2,9 miliar dolar.

4. Boeing
Setelah berjuang menghadapi lemahnya pemintaan pesawat udara serta penekanan budjet militer, Boeing mengumumkan rencananya untuk memangkas 10.000 tenaga kerja setelah sebelumnya merilis kerugian mengejutkan pada kuartal keempat. Boeing, yang saat ini mengantongi sedikit pesanan dari pembeli pada 2008 menyusul tingginya pesanan selama tiga tahun sebelumnya, juga mengumumkan perkiraan pendapatan yang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya untuk tahun ini.

yyy-sony5. Sony Corp
Krisis global juga ikut memukul perusahaan elektronik raksasa Sonny corp. Pabrikan Jepang ini bakal memangkas 16.000 karyawan, menahan investasi dan membatalkan bisnis guna menghemat USD 1,1 miliar setahun. Sejauh ini, pemotongan tenaga kerja oleh Sony merupakan yang terbesar di Asia.

6. Samsung yy-samsung
Pabrik elektronik asal Korea Selatan yang melejitkan ponsel Omnia ini akan memangkas 1.600 pekerjanya pada tahun ini. Angka yang paling fantastis dalam sejarah PHK di perusahaan itu selama lima tahun terakhir. Data yang dilansir otoritas keuangan setempat menyebutkan, jumlah pekerja Samsung pada September sebanyak 85.269 turun 1.630 atau 1,9% dari 86.899 pada bulan sebelumnya. Pengurangan pekerja di pabrik Samsung ini sudah dimulai sejak 2002 silam, ketika perusahaan itu merumahkan tidak kurang dari 700 pekerja.

7. Sharp
Masih dari perusahaan elektronik, Sharp Corp Jepang juga akan memberhentikan 1.500 pekerjanya. Pencipta televisi Aquos ini mencatat kerugian operasional pertamanya tahun ini akibat krisis ekonomi global, yang telah menyebabkan turunnya penjualan barang-barang elektronik dan menjadikan nilai investasi melemah. Sharp memperkirakan kerugian operasional 30 miliar yen (USD 335 juta) pada setahun hingga 31 Maret, turun dari prediksi sebelumnya mencatat keuntungan 130 miliar yen.

**************************************************
Semua di atas itu mungkin tidak terlalu berarti bagi kita karena tidak merasakan dampak langsung. Tapi yang satu ini, benar-benar menyedihkan di hati.

8. Playboy Enterprises Inc.
Perusahaan pencipta majalah esek-esek ini berencana memangkas 55 karyawannya. Selain itu, Playboy juga akan menghilangkan 25 posisi pekerjaan baru. Perusahaan yang berbasis di Chicago itu mengumumkan rencana tersebut akhir 2008 lalu. Manajemen perusahaan yang didirikan Hugh Hefner ini juga menyatakan akan mengonsolidasikan berbagai fasilitas serta mengurangi biaya perjalanan dan lembur. Dengan adanya pengurangan tersebut, Playboy berharap dapat mengurangi ongkos produksi mencapai USD12 juta per tahun. Juga supaya perusahaan terus sehat.
Coba bayangkan teman, bagaimana seandainya Playboy bangkrut? Majalahnya gak ada, online-nya ga ada, divisi entertainmentnya juga ga ada. Kalo semua dari dia gak ada, apakah dia yang terkejam…..? 😀

Advertisements

6 responses to “Who is the Cruelest?

  1. wah wah serius sekali dan menjadikan wacana buat saya juga mas
    tetapkan diri sebagai pengusaha bukan pekerja
    hahaha salam mas makasih tambah memantapkan diri saya nih
    salam semangat dan sukses selalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s