Bagus Burham, 207th Anniversary

xx-ronggoTerlahir dengan nama Bagus Burham pada 15 Maret 1802 di Surakarta, Jawa Tengah, Raden Ngabehi Ronggowarsito adalah salah satu pujangga besar yang pernah lahir di negeri ini. Tak diragukan lagi keilmuannya di bidang bahasa dan sastra. C.F Winter dalam Javaabesche Zamenspraken deel 1 menyebut dengan jelas bagaimana sambegana (kecerdasan dan daya ingat) Ronggowarsito.
Wondening R. Ng Ronggowarsito wau, ngantos dumugi ing waktu puniko taksih kulo puruhitani, sarta kathah pitulunganipun datheng kulo, anerangaken serat Kawi, punopo angleresaken ingkang lepat ing panyeratipun…..” (Winter 1994).
Rasanya tak perlu dijelaskan lagi tentang siapa dan bagaimana perjalanan kisah nujum istana Surakarta ini karena sudah begitu banyak literatur yang menulisnya. Pada Minggu, 15 Maret 2009 kemarin, semestinya adalah ulang tahun ke-207 Ronggowarsito. Tak ada aturan memang bagi kita untuk memperingatinya. Tapi barangkali tak ada salahnya sejenak kita mengingat betapa hebat dan dahsyat karya-karya beliau.
Saya gak tahu, setelah 9 April 2009 dan 8 Juni 2009 ini, seperti apakah wajah Indonesia. Apakah seperti yang tersabda dalam SERAT KALATIDA di bawah ini:

Mangkya darajating praja
Kawuryan wus sunyaturi
Rurah pangrehing ukara
Karana tanpa palupi
Atilar silastuti
Sujana sarjana kelu
Kalulun kala tida
Tidhem tandhaning dumadi
Ardayengrat dene karoban rubeda

Keadaan negara waktu sekarang, sudah semakin merosot.
Situasi (keadaan tata negara) telah rusak, karena sudah tak ada yang dapat diikuti lagi. Sudah banyak yang meninggalkan petuah-petuah/aturan-aturan lama.Orang cerdik cendekiawan terbawa arus Kala Tidha (jaman yang penuh keragu-raguan). Suasananya mencekam. Karena dunia penuh dengan kerepotan.

Ratune ratu utama
Patihe patih linuwih
Pra nayaka tyas raharja
Panekare becik-becik
Paranedene tan dadi
Paliyasing Kala Bendu
Mandar mangkin andadra
Rubeda angrebedi
Beda-beda ardaning wong saknegara

Yang berkuasa raja utama, dengan patih yang cakap pula, para pejabat pandai dan berwibawa, para pegawai rajin dan setia, namun semua itu tidak mampu mencegah datangnya Kala Bendu (kutukan zaman), yang malah makin menjadi. Kerusuhan silih berganti, nafsu angkara di mana-mana

Ataukah negeri kita akan seperti yang tertulis dalam SERAT SABDA JATI di bawah ini:

Iku lagi sirep jaman Kala Bendu;
Kala Suba kang gumanti;
Wong cilik bisa gumuyu;
Nora kurang sandhang bukti;
Sedyane kabeh kelakon.

Disitulah baru selesai Jaman Kala Bendu. Diganti dengan jaman Kala Suba.Dimana diramalkan rakyat kecil bersuka ria, tidak kekurangan sandang dan makan seluruh kehendak dan cita-citanya tercapai.

Jika tidak golput, gunakan secara cermat hak suara Anda. Lima menit di TPS, adalah nasib lima tahun negeri ini.

Advertisements

14 responses to “Bagus Burham, 207th Anniversary

  1. pertamaks!!
    semoga di waktu lima menit itu kita bisa fokus dan tidak salah menyontreng. soalnya gambarnya kan juga buanyaaaks. takut ada yang kebingungan nantinya.

    sampean nyoblos dimana kang?

  2. keduax!!

    itu bahasa jawanya benar2 jaman lampau ya mas. saya sampai susah memahami. untung ada terjemahannya. makasih ya

    oya salam kenal dulu dari berpantun

  3. Wah wah bumi gonjang ganjing langit kelap kelip.. Tuk turuk tuk… Jreng… Eladalah.. Ono buto ijo, buto abang, buto kuning, buto oranye, buto biru.. Podho gawe rusuh neng negoro iki… Eeladah.. Trus sopo sing dadi satrio piningit’e…

  4. Ronggowarsito itu sebenarnya adalah KH.Bagus Burham, murid KH Hasan Besari, Ponorogo. KH. Hasan Besari juga punya murid KH. Bagus Darso atau nama lainnya KH. Abdul Manan, pendiri pesantren Tremas Pacitan. Mereka berdua adalah anak2 Priyayi Jawa yang sangat senang dengan agama Islam, Bagaimana dengan anta? Apakah memiliki kecintaan yang mendalam kepada Islam?
    Dari Tremas Pacitan itu sebenarnya ada “3 Trisula Maut”:
    1. As Syaikh As Sayyid Muhammad bin Abdullah As Suhaimi Al Hasyimi rh, ulama waliullah besar di Singapura dan Malaysia, sedangkan beliau berasal dan terlahir di Saudagaran, Wonosobo. Dan beliau belum meninggal, skrg berada di suatu tempat dan berusa 180 an th (subhanallah)
    2. KH. Bagus Burham, penjadi pujanggga termashur di Keraton Solo, dan beliau banyak men-tranlate hadis2 Nabi Muhammad SAW ke dalam bahasa jawa halus, dan diselipi kedalam karya sastra2 indah beliau. Coba telaah dengan mendalam ttg ramalan2 beliau ttg akhir zaman, kalo di kaji memamng sama dgn hadis2 Rasulullah saw ttg akhir zaman, seperti kedatangan Satrio Piningit itukan kalo di dalam hadis Nabi saw adalah Al Fatta At Tamimi atau Syuaib bin Sholeh atau Syaikh Malaya atau Bocah Angon Manjing Heurang di uga siliwangi. Makam beliau ada di Klaten, Al Fatihah.
    3. KH. Abdul Manan, pendiri pondok pesantren tremas, berasal dari kata trem, patrem=keris kecil, mas, emas=logam mulia. Beliau putra dari Rd. Mas Ngabehi Dipomengggolo. Beliau termasuk waliullah2 di Jawa abad 18 M,Al Fatihah.

    betul mas. terimakasih telah memberikan referensi yang amat lengkap

  5. Demokrasi itu adalah kemusyrikan karena mengambil kewenangan Allah SWT dalam menetapkan hukum2 yg harus dipakai manusia dlm menjalani kehidupan ini. Dalam Kutukan Tuhan Kolosal utk mengakhiri jaman edan ini, akan ada org2 yg menganut, menjalankan, menyebarkan demokrasi pada level kelas kakap akan ikut terkutuk menjadi babi / kera yg hina / diubah mukanya diputar dibalik menghadap ke belakang. Akan terjadi tidak lama lagi, pasti menggemparkan pnddk Jawa & dunia he he he….!!

  6. Demokrasi itu juga menjadi salah satu sumber kemunafikan. Suara ulama, ahli, tokoh disamakan dgn suara koruptor, maling, penjahat, bajingan, org bodoh. Demokrasi juga menempatkan org yg bukan ahlinya / tidak amanah menduduki berbagai posisi. Akibatnya keputusan / kebijakan ngawur sprti biaya pendidikan, kesehatan mahal, harga bahan pangan mahal sprti harga daging dll. Sumber daya alam terkuras utk asing, org2 yg punya modal menguasai hajat hidup org banyak & ini membahayakan masyarakat.

  7. Karena mereka yg memegang amanah menjalankan kekuasaan tidak bisa menyelesaikan persoalan2 tsb, maka penghakiman langsung akan dijalankan Tuhan yaitu kutukan Tuhan Kolosal di atas tanah Jawa yg akan menimpa sejuta org yg dikabarkan sebagai warisane Gatotkaca seyuta oleh Prabu Jayabaya. Demokrasi, sekulerisme, liberalisme, kapitalisme, HAM, pluralisme,
    moderatisme, nasionalisme, sosialisme, komunisme, atheisme adalah paham2 impor yg menyesatkan & berbahaya yg membahayakan kehidupan masyarakat.

  8. Semua paham2 sesat ketika dilaksanakan = melaksanakan penyembahan arca terlentang menurut Prabu Jayabaya = menjalankan kemusyrikan = menghasilkan banyak dosa = menyebabkan timbulnya banyak bencana yg akhirnya membinasakan negeri Indonesia sendiri. Sayangnya saat ini kondisi di negeri Indonesia sdh sampai timbulnya banyak bencana, tinggal selangkah lagi menuju kebinasaan negeri Indonesia. Dan itu jelas bukan salah saya. Selama ini saya hanya memberikan peringatan & mengajak org kembali ke jalan yg benar he3x

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s