Why Only 16..??

lalight12mentholEntah saya yang kurang gaul ato memang demikian kenyataannya. Namun yang pasti, saya tak pernah menemukan Djarum LA Light Mentol 12 di Jakarta yang ruwet ini. Semua toko yang pernah saya masuki, entah itu dalam kampung, pinggir embong gede, pedagang yang punya kaki 5, ato ritel raksasa macam kerfur dan jayen juga tak ada. Saya jadi berpikir, apakah memang varian 12 itu tak pernah dilempar ke Jkt ya? He ada orang Djarum ga…? Ini sesungguhnya refleksi ketika pulkam beberapa waktu silam. Waktu tenggorokan teriak-teriak minta dimasuki asap dingin, segera kaki melangkah ke toko terdekat. Niat hati ingin menebus LA Menthol 16 seperti biasanya. Namun sungguh tak mengira ketika pelayan toko yang komes dan tahes tanya: Isi 16 apa 12 mas?
Saya kaget. Dasar bloon, selama ini memang saya gak tahu kalo ada isi 12. Karena itu saya pilih isi 12. Lumayan ngirit dikit. Jadilah selama beberapa hari di tanah suci (semua tanah kan suci karena ciptaane Gusti Alloh) saya bermusuhan dengan LA Menthol 12. Begitu marah, kepedasan, atau kepanasan, segera kumangsa stick by stick. Kembali ke Jakarta, saya hanya bisa menelan ludah karena keinginan berhemat dengan sedikit mengerem pengeluaran ternyata tak sebanding dengan keadaan. Bahkan toko-toko yang temboknya digambari LA pun tak punya yang namanya LA Menthol isi 12. Suatu ketika di salah satu toko pelayannya malah tanya, lo emang ada mas yang isi 12? Bahh…..!Why only 16? Sebenernya apa sih bedanya, toh sama-sama rokok, beracun pula. Memang. Sama sekali ga ada bedanya kecuali pada kemasannya. Namun isi 12 sebenarnya sangat membantu saat dompet menyatu dengan kantong celana alias gak menggelembung sama sekali. Lumayan kan jadi terjangkau..? Eniwei, saya sebenarnya perokok setengah aktif. Maksudnya, ketika tak ada rokok, saya pun tak gulung koming mencarinya. Ada kalanya seminggu penuh saya merokok saban hari, namun ada kalanya juga seminggu itu saya sama sekali tak merokok. Lantas hari berikutnya ngrokok lagi. Sepinginnya lidah saja. Sudah pasti saya ingin berhenti. Mungkin setelah menemukan isi 12 di sini saya berhenti. Atau malah-malah keterusan…..ha..ha

Advertisements

40 responses to “Why Only 16..??

  1. ‘komes’ sama ‘tahes’ iku opo tokh mas?!?!?!
    mungkin karena menghindari angka sial 13 ngkali iia??!?! wekssss ora nyambung blasss.. :-ss

    *malam yang dingin*

  2. lah emang ada yang 12 ya? aku juga penggemar LA Menthol. nemune yo isi 16. malah nembe reti kalo ada yang isi 12.

    aku juga bukan perokok aktif. malah kalo beli sering lupa.

  3. huahahhaa, dari pertama keluar memang ada yang 12 dan 16
    tapi pemasaran 12 itu lebih ke daerah2 yang bukan kota besar
    karena peminatnya memang lebih banyak di daerah yg gak terlalu ramai *sok tau* ha ha ha

    Teruskan……*godaan*

  4. Semakin lama ngrokok makin gak kuat…..pertama dulu bentul biru yang batangannya gede…trus pindah jarum super….sekarang cukup mild aja lah….tp gak demen yang mentol….

  5. Biasanya sih suka gitu, ada kemasan tertentu yg hanya diedarkan di kota tertentu. Mungkin pasar di sana lbh suka yg 12 makanya yg 16 kurang laku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s