Pram….

Orang yang duduk persis di sebelah kiri saya tiap hari di kantor, luar biasa kritis. Pemikirannya tajam, kemampuannya menganalisis suatu peristiwa akurat dan nyaris tanpa cela. Tak cuma soal politik, tapi juga olahraga dan berita-berita gaya hidup.

Kekritisannya, barangkali karena ada darah politik yang mengalir di tubuhnya, warisan bapaknya yang pengurus salah satu parpol besar besar di Madiun sana. Ketajamannya berpikir, barangkali juga dipengaruhi kehidupannya semasa di kampus yang banyak melahap teori dan praktik komunikasi. Kebiasaannya menyantap buku-buku baru kian meluberkan jagat wacana di isi kepalanya.

pramMasih muda, gesit, dan tak banyak teori. Eksekusinya cepat dan tanpa kompromi, mirip-mirip Javier Mascherano di Liverpool FC. Semestinya, dia lebih tepat duduk di gedung rakyat, menggantikan banyak legislator yang ngah-ngoh itu, ketimbang di kantor yang kadang dia sebut mengungkungnya. Tapi saya sangat paham, dunianya saat ini sesungguhnya adalah jati dirinya. Kalaupun dia sesekali merasa terkekang, itu hanya karena keperjakaannya yang belum purna secara resmi. 😀

Saya nggak tahu apakah bapaknya mengidolakan Pramoedya Ananta Toer sehingga menyelipkan kata “Pram”, pada namanya. Yang pasti, teman saya ini telah khatam dengan karya-karya sastrawan besar Indonesia itu. Intelektualitasnya memang tinggi, apalagi dia pernah mengenyam pahit dan legitnya kantor yang jadi rujukan arek Suroboyo dekade 80-an. Barangkali yang sedikit menjadi “noda” darinya adalah emosinya yang sering meluap-luap. Ah, namanya juga anak muda, belum kawin pula….

Pram, teman saya ini, memang bukan Pramoedya Ananta Toer. Tapi Pram yang ini juga punya intuisi tinggi dengan segala keadaan. Selamat merawat kembali blogmu cuk!

Advertisements

33 responses to “Pram….

  1. kmrn saya berkunjung ke sini..postingannya ttg bola.. wah gila bola rupanya…saya ga bisa komen krn ga ngerti bgt bola..kalo f1 justru banyak tau krn suami saya dulu gila f1..hehe..

    na ini ttg pram.. sahabat ya bang ? kayaknya dibayar mahal ni buat promosiin blog nya.. hehhe..

  2. nutrrisi hormonal dan gen serta DNA mungkin bisa menjadi pemicu, keberadaan bibit2 orang hebat!

    lha pas cilik aku nutrisi ming kon ngisruh terus dadine yo nanggung ngene! EKEKEKEKKEKEKEK!!!

  3. salam kenal juga nih Mas Zen. Trims atas kunjungannya di blog saya. Boleh juga saya berkenalan ke temannya semoga saya mendapat sahabat baru dan ikut menuntut ilmu darinya. Trims sekali lagi. Salam

  4. wah., pingin kenalan juga sama mas pram nih, mas teguh, hehe … saya suka banget dengan anak2 muda yang kritis dan selalu peka dalam menyikapi berbagai persoalan sosial-politik yang terjadi di negeri ini. sampaikan salam saya buat mas pram, mas teguh!

  5. Sebelum memberikan komen disini saya langsung ke TKP, walau hanya artikel yang saya baca “Nongkrong Bareng Roland Barthes”, bisa saya simpulkan yang sampeyan review diatas benar adanya…, harapannya mas pram makin rajin saja update blognya…

  6. Hehehe,, tnx n salam kenal semuanya. Btw, orang yang di kantor duduk di sebelah kanan saya ini memang usilnya luar biasa. Mungkin gara-gara “gak kuat nggowo brengos (terlalu berat “nanggung” kumis –bagi yang nggak kenal bahasa Jawa)” (apa hubungannya???). Ceritanya beberapa waktu lalu waktu saya utak-atik blog yang udah setahunan saya tinggal “minggat”, orang sebelah kanan saya itu tahu. Mungkin juga kebelet apdet posting tapi nggak ada bahan, ya akhirnya sebelah kirinya itu yang “dibahankan”. Tapi matur nuwun sudah mau kenal. Dan matur nuwun juga kalau ada yang bisa bantu saya mengelola blog. (maklum, ndeso, belum piawai..) 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s