Murdoch on Twitter

Apakah sampeyan sudah punya akun Twitter? Atau, jangan-jangan sampeyan termasuk golongan jamaah tuit yang suka berlama-lama di linimasa? Berbahagialah sampeyan karena makin banyak orang hebat masuk di situs mikroblogging ini. Sampeyan pasti tahu Rupert Murdoch. Jika berkenan lihat kayak apa tuit-tuitnya dia.

A new year, a new you. Begitu tulis The Guardian untuk mendeskripsikan bergabungnya CEO News Corporation Keith Rupert Murdoch di situs mikroblogging Twitter. Taipan media berusia 80 tahun  itu mengejutkan banyak orang ketika memutuskan membuka akun di jejaring sosial ciptaan Jack Dorsey tersebut, 1 Januari 2012 kemarin.  

 

Taipan Media, pemilik News Corporation

Meramaikan Twitterland, Murdoch yang menggunakan akun @rupertmurdoch itu berkicau banyak hal, dari resolusi tahun baru hingga kegiatan sehari-hari, semisal membaca biografi Steve Jobs, hingga merekomendasikan bintang film George Clooney untuk nominasi Piala Oscar.

“Selamat 2012. Mungkin ini lebih baik dari semua yang diprediksikan para ahli. Harus! Harus mengubah segalanya untuk menciptakan pekerjaan untuk semua, terutama kaum muda, ” bunyi salah satu kicauan (tweet) Murdoch. “Resolusi saya, mencoba untuk menjaga kerendahan hati dan selalu ingin tahu. Dan tentu saja diet! ,” bunyi tweet yang lain.

Pria kelahiran Melbourne, 11 Maret 1931 ini juga berbagi dengan followers-nya bagaimana dia menilai sebuah film. ”Aku cinta film ‘we bought zoo’, film keluarga yang hebat. Sangat bangga dengan tim Fox yang membuat film ini,” sebut penguasa jaringan FOX, HarperCollins, dan BSkyB ini dikutip DailyMail.

Sempat muncul keraguan apakah benar @rupertmurdoch adalah benar-benar milik sang mogul media ini? Keragu-raguan itu setidaknya tergambar di linimasa (timeline) yang begitu gencar mempertanyakan. Memastikan bahwa akun tersebut milik pria yang kekayaannya ditaksir USD7,6 miliar tersebut, CEO Twitter Jack Dorsey langsung menuliskan tweet untuk memromosikan akun @rupertmurdoch. Tweet ini bisa diartikan sebagai pembenar kehadiran pebisnis yang membeli New York Post pada 1976 ini.

Tidak hanya itu, tak lama  setelah bergabung, profil Murdoch diberi embel-embel terverifikasi (verified). Dengan demikian, Twitter telah memastikan jika akun tersebut memang asli. Dan apa reaksi yang terjadi? Lebih dari 40.000 orang menjadi pengikutnya. Hebatnya,  itu terjadi hanya dalam sehari. Pada Senin (2/12) pukul 21.30 WIB, jumlah pengikutnya terus bertambah, lebih dari 48.000 orang.

Ucapan selamat datang pun mengalir deras. Piers Morgan, mantan editor di the News of the World, menulis: “Sekarang ini akan menjadi menarik … selamat datang di Twitter bos lama saya @rupertmurdoch.”  Pada Minggu (1/12) petang, pendiri Google Larry Page juga mengirim mention. ”Bisakah Google+ selanjutnya..?,” kicau Page. Murdoch pun membalas.  “Mungkin segera, tapi aku bisa dibunuh untuk bermain-main di sini dan teman-teman takut apa yang saya benar-benar dapat katakan!,” balasnya.

Meski disambut positif, tak sedikit yang meledek pria yang memulai bisnis medianya di Australia tersebut. “Selamat Datang di Twitter … @ rupertmurdoch. Aku sudah meninggalkan pesan Selamat Tahun Baru di voicemail saya!,” tulis  mantan Deputi Perdana Menteri John Prescott, dikutip BBC. Kicauan ini, apalagi kalau bukan untuk menyindir skandal penyadapan telepon oleh News of The World.

Apapun, jejaring sosial telah menjadi fenomena. Tokoh-tokoh dunia dan orang-orang berpengaruh pun berbondong-bondong untuk membuka akun untuk mencari fans (di Facebook), juga berbagi dengan para pengikutnya. Khusus Twitter, daya tarik jejaring sosial ini makin meroket dengan terus bertambahnya pengguna. Kepopuleran itu termasuk yang membuat  orang terkaya di rab Saudi,Pangeran Alwalid bin Talal, menanamkan uangnya USD300 juta belum lama ini.

Advertisements

4 responses to “Murdoch on Twitter

  1. Wajar juga sih, toh dia konglomerat media, tentu saja selain akan menambah jumlah follower juga akan meningkatkan nilai dari twitter juga.

    Bener juga mas. Makin populer seseorang biasanya makin bejibun polowernya..:d trims udah mampir

  2. Twitter menjadi perhatian orang-orang hebat ya !!! Dan mereka bisa menemukan ide menyusun kata-katanya dan menarik untuk dikomentari. Jangankan sekelas beliaunya dimana mungkin setiap “sabda” nya selalu menarik perhatian karena kesuksesannya. Lha kawan saya yang tidak kenal blog tapi pandai bercengkrama juga menjadi menarik perhatian. Saya yang tidak wkwkwk. Bedanya mungkin harus bertahun-tahun mencari follower yang bejibun dengan beragam trik.
    Tapi semua memang karena ketertarikan dulu keknya ya mas …
    Trims 🙂

    betul kang, mereka yang aktif di jejaring sosial adalah mereka yang bener-bener interest di situ. Soal follower, ya siapa yang terkenal alias populer biasanya pengikut banyak. Kayaknya fotografer asal Surabaya juga bisa seperti itu sebentar lagi hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s