J.J (Jancuk Jakarta)

Sesungguhnya tidak ada cela pada “istri kedua” saya. Bodinya, biarpun tidak ramping-ramping amat, tetap kelihatan segar dipandang. Seluruh organ vitalnya juga berfungsi amat baik. Kendati agak tua, cengkeraman depan dan belakangnya juga masih kuat. Sorotan matanya tajam. Soal kulit yang mulai kusam, itu tak jadi persoalan. Toh, inner beauty jauh lebih penting daripada chasing. Continue reading

Advertisements

Masuk Penjara. Mau…?

xx-medaengNgapain juga ke penjara? Menghirup udara kebebasan begitu nikmatnya kok harus berada di sel sempit dan pengap. Sudah jelas, penjara itu neraka dunia. Tak percaya? Cermati saja tagline di Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur ini. MASUK PENJARA CUKUP SEKALI SAJA. Jelas kan..?
Foto yang saya comot dari fotografer SI, ini menggambarkan suasana Pilpres 2009 di Rutan Medaeng beberapa waktu lalu. Biarpun pernah beberapa kali menghuni maen di sana, saya baru sadar ada tulisan itu setelah melihat foto ini.
Kalau lihat kalimatnya, jelas ini pesenan sipir! Siapa yang tak pusing ngurusi tahanan atau napi? Makannya banyak, kelakukannya preman. Untung kalau ada yang mau diajak bisnis gelap-gelapan. Lha kalau ada yang gak mau dan malah menjadikan sipir anak buah, siapa yang nggak cemut-cemut ndase. Continue reading

Why Only 16..??

lalight12mentholEntah saya yang kurang gaul ato memang demikian kenyataannya. Namun yang pasti, saya tak pernah menemukan Djarum LA Light Mentol 12 di Jakarta yang ruwet ini. Semua toko yang pernah saya masuki, entah itu dalam kampung, pinggir embong gede, pedagang yang punya kaki 5, ato ritel raksasa macam kerfur dan jayen juga tak ada. Saya jadi berpikir, apakah memang varian 12 itu tak pernah dilempar ke Jkt ya? He ada orang Djarum ga…? Ini sesungguhnya refleksi ketika pulkam beberapa waktu silam. Waktu tenggorokan teriak-teriak minta dimasuki asap dingin, segera kaki melangkah ke toko terdekat. Niat hati ingin menebus LA Menthol 16 seperti biasanya. Namun sungguh tak mengira ketika pelayan toko yang komes dan tahes tanya: Isi 16 apa 12 mas? Continue reading

Dolly, Untold Story (2-supply)

Pakar marketing sekaligus pencipta buku Financial Revolution dan Marketing Revolution Tung Desem Waringin berujar, yang paling penting dalam suatu bisnis adalah penawaran. Mengapa penting? Karena pada hakikatnya, bisnis tidak akan ada sebelum adanya penawaran terjadi.

Tung benar adanya. Teori dasar penawaran dan permintaan (supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Pendeknya, harga yang hebat bisa diperoleh dari penawaran yang hebat pula.

Prinsip dasar itu pula yang dipakai para pengelola wisma di Dolly ato lokalisasi lain. Agar konsumen (baca:lelaki hidung belang) datang, maka diciptakan penawaran yang dahsyat. Continue reading

Dolly, Untold Story (1-brotherhood)

01-dolly-baruApa lagi yang bisa diceritakan tentang Dolly? Nyaris semua orang tahu apa, bagaimana, mengapa, dan apa saja di dalam lokalisasi yang konon disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara itu. Tapi, bicara Dolly memang selalu menarik. Bukan semata-mata soal gincu tebal dan tubuh sintal yang dijual para wanita binal di sana, bukan pula tentang lelaki hidung belang yang ketagihan menenggelamkan dirinya dalam kenikmatan semu, juga bukan tentang permufakatan jahat para mucikari alias germo alias GM dengan para kaki tangannya yang telah tersebar hingga ke desa-desa pelosok itu. Pun bukan pula tentang bagaimana dunia setan ini telah menyumbang berjuta-juta rupiah ke kas negara, namun tak pernah ada yang menggugatnya.
Nun di antara pekatnya lembah hitam di kawasan Putat Surabaya itu, tersembul banyak harapan (meski sulit jadi kenyataan), ada juga suara-suara mengutuk: Jamput, kok iso aku nang kene rek!

Itu pula yang sempat berkecamuk di dada Ana dan Ani (nama samaran). Ana, 19, mulanya adalah gadis baik-baik asal Turen, Kabupaten Malang. Continue reading

Let’s Get Drunk

Seorang teman melontarkan pertanyaan, minuman memabukkan apa yang paling enak di dunia? Gila, mana kutahu? Wong awak dewe bukan pemabuk dan gak doyan mabuk (meski kadang tak bisa menolak alkohol). Tapi iseng-iseng kucoba aja mencari jawaban. Jika minuman beralkohol itu dikategorikan vodka, fiftybest menempatkan 50 vodka premium terbaik di dunia edisi 2008.
Pencarian the best vodka itu tentu bukan perkara mudah. Kesulitan pertama, jumlah vodka yang beredar di pasaran luar biasa banyak. Adams Baverage Group mencatat, terdapat hampir 300 vodka merek baru diperkenalkan di Amerika Serikat dalam 5 tahun terakhir. Ingat, itu baru di Amrik saja. Kesulitan kedua, dari sekian ratus merek vodka tersebut, tentu semuanya enak. Karena itu, fiftybest melibatkan orang-orang yang dianggap mampu untuk mendeteksi dengan sangat detail rasa vodka (professional vodka drinkers). Mereka antara lain, Chef, pemilik restoran, bartenders, pecinta vodka, dan WARTAWAN (tibakno akeh wartawan doyan vodka, jamput). Continue reading

Who is the Cruelest?

Siapa paling kejam? Apakah perusahaan-perusahaan yang tersebut di bawah ini, negara bernama Amerika Serikat, kredit perumahan bernama subprime mortgage, orang-orang berduit di wall street, ataukah sistem ekonomi kapitalis?. Atau jangan-jangan tidak ada yang kejam, tapi fakta-fakta yang terjadi saat ini adalah Mahakarya Tuhan untuk menyadarkan manusia yang serakah?
Entahlah. Tapi momok menakutkan bernama pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai imbas KRISIS GLOBAL yang bersumber dari AS itu saat ini benar-benar telah terjadi dan masih akan menjadi bayang-bayang mengerikan bagi ribuan orang. Sejauh ini, kata SBY, pekerja yang terkena PHK telah mencapai 250.000 orang di Indonesia. Tapi, hasil survei Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) mengenai ketenagakerjaan di dalam negeri menunjukkan PHK sepanjang 2009 diproyeksikan bakal dialami oleh 2.657 juta orang pekerja. Wow

Inilah beberapa gambaran tentang cut up jobs alias PHK di dunia. Continue reading